Presiden Rusia Dibikin Emosi Dengan Ramainya Penghina Nabi Muhammad

Author
Published December 27, 2021
Presiden Rusia Dibikin Emosi Dengan Ramainya Penghina Nabi Muhammad
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pembelaan terhadap Nabi Muhammad dan menegaskan menghinanya bukanlah kebebasan berbicara.

Hal itu diungkapkannya pada konferensi pers tahunannya, Kamis (23/12/2021).

“Menghina Nabi Muhammad merupakan pelanggaran kebebasan beragama dan pelanggaran terhadap perasaan suci orang-orang yang memeluk Islam,” ujarnya seperti dilaporkan oleh kantor berita Tass dikutip dari TRT World.

Putin mengakui pentingnya kebebasan artistik secara umum, tetapi juga menekankan bahwa ada batasannya dan mestinya tidak melanggar kebebasan komunitas lain

Ia mengungkapkan, Rusia memiliki tradisi menghormati budaya dan agama lain sejak negara yang mewakili 11 persen dari daratan dunia itu berkembang sebagai masyarakat multi-etnis dan multi-budaya.

Pemimpin 69 tahun itu pun mengatakan rasa hormat ini tak banyak tersedia di negara lain.

Pada kesempatan itu, Putin juga mengecam foto Nazi di internet, salah satunya yang memiliki judul Resimen Abadi didedikasikan untuk warga Rusia yang tewas dalam Perang Dunia II.

Tindakan-tindakan yang melanggar kebebasan beragama dan melukai perasaan pemeluk suatu agama, kata Putin, akan melahirkan aksi-aksi pembalasan oleh kelompok-kelompok ekstremis.

[ADS] Bottom Ads

Pages

Copyright © 2021