4 Alasan kenapa TNI tidak harus menurunkan Denjaka ke tanah Papua dalam memberantas Teroris

Author
Published December 17, 2021
4 Alasan kenapa TNI tidak harus menurunkan Denjaka ke tanah Papua dalam memberantas Teroris

Sebuah informasi menyebutkan bahwa pasukan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) telah tiba di Papua. Informasi tersebut beredar luas di media sosial.

Pasukan elite Marinir TNI Angkatan laut itu, disebut-sebut bakal ikut terlibat dalam penumpasan kelompok kriminal bersenjata atau (KKB) Papua, yang kini telah dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah.


Dan hal itu langsung dibantah oleh Korps Marinir.


Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir atau (Kadispen Kormar), yakni Kolonel Marinir Gugun Saeful Rachman, membantah informasi tersebut.


"Detasemen Jala Mangkara atau Denjaka TNI AL itu kan pasukan elite, itu latihan dan pergerakannya tidak dipublikasikan," kata Gugun,

Namun, terlepas dari itu, apakah TNI memang harus menurunkan Denjaka ke Papua.

Berikut adalah alasan, kenapa TNI tidak harus menurunkan Denjaka ke tanah Papua dalam memberantas Teroris.


1. Wilayah Tempur Denjaka.

Denjaka atau Detasemen Jalamangkara adalah sebuah detasemen penanggulangan teror aspek laut TNI Angkatan Laut. Denjaka adalah satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib Korps Marinir TNI-AL.
Denjaka sangat ahli dalam peperangan di lautan dan pesisir pantai, namun saat ini dalam memberantas teroris di Papua tentu yang paling di butuh kan adalah angkatan Darat, karena Kelompok Teroris Papua beraksi di wilayah daratan.

2. Menghemat anggaran.


TNI dan Polri belum bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menumpaskan teroris di Papua, sehingga, alokasi anggaran yang dipergunakan tentu belum bisa ditentukan.
Jadi, sangat lebih baik untuk hanya menurunkan angkatan darat yang di anggap lebih efektif daripada menggunakan anggaran untuk pasukan laut di wilayah tempur daratan.

3. Angkatan Darat Indonesia Sangat Kuat.


Tidak dipungkiri lagi, bahwa kekuatan angkatan Darat Indonesia merupakan salah satu yang terkuat di dunia, dengan berkeyakinan menurunkan pasukan elit angkatan Darat, diperkirakan sudah cukup untuk menumpaskan teroris di papua.

4. Sembunyikan Kekuatan utama.

Kelompok teroris Papua tentu saja tidak bergerak sendiri, diyakini ada pihak pihak asing bahkan dukungan dari negara luar yang ikut ambil peran dalam pergerakan ini, hal ini membuat TNI harus bisa menyembunyikan kekuatan utama milik mereka, agar tidak diketahui oleh negara negara luar yang ikut bermain main di papua.

Demikian lah, 4 alasan kenapa TNI tidak seharusnya menurunkan Denjaka.

Semoga konflik di papua bisa berakhir dengan cepat.

#Denjaka
#TNIAL
#TerorisPapua

[ADS] Bottom Ads

Pages

Copyright © 2021